Setahun Produksi Telor Itik Lebih 5 Juta Kg
BARABAI – Pantas saja Kabupaten HST termasuk penyuplai telor itik terbesar di Kalsel. Pasalnya, tahun 2007 saja produksi telor itik mencapai lebih dari 5 juta kilogram. Tahun 2008 ini diperkirakan jumlahnya akan meningkat lagi.
Kabid Perternakan, Patoni kepada sejumlah wartawan mengatakan telor itik tersebut dipasarkan untuk lokal dan luar daerah. ”Ke Banjarmasi, Kaltim, Kalteng dan Muara Teweh,” sebutnya.
Jumlah produksi telor itik di HST ini lebih besar di bandingkan dengan kabupaten tetangga lainnya. Sebut saja, untuk Kabupaten HSU atau itil alabio disana hanya untuk pembibitan. Sedangkan itik petelor tak seberapa. Sedangkan untuk HST rata-rata peternak itik petelor. Sentra peternak itik ini tersebar di Desa Taras Padang, Duriang Gantang dan Mantaas.
Keberhasilan produksi telor itik ini tak lepas dari binaan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kehutanan. Betapa tidak, setiap tahun Bidang Peternakan mengeluarkan program pembinaan terhadap peternak. Seperti, program pembesaran itik, pemberian vaksin dan obat disfektan. ”Dan secara berkala memberikan vaksin flu burung,” sebutnya. Diakui Patoni, bantuan dari pemerintah tersebut diperuntukkan untuk peternak yang masih merintis usaha, dalam artian ternak itiknya masih sedikit atau kurang dari 500 ekor.
Sementara itu, Pahri, salah seorang peternak itik Desa Taras Padang mengakui bahwa keuntungan berternak itik sungguh lumayan. ”Yang paling mahal itu harga pakannya. Tapi secara keseluruhan beternak itik ini menguntungkan,” sebutnya. (why)